Zlatko Dalic Punya Cara Khusus Hentikan La Pulga

Zlatko Dalic mengaku mempunyai cara khusus untuk menghentikan langkah La Pulga. Pada perhelatan Piala Dunia 2018 kemarin, tim nasional Kroasia sendiri tak bisa diragukan lagi sudah menunjukkan penampilan yang begitu cemerlang karena mereka dapat melaju hingga partai puncak. Salah satu laga terbaik yang dimainkan Kroasia adalah pada babak penyisihan grup kala mereka mampu melibas Argentina dengan skor telak 3 – 0. Sungguh fantastis lagi, sebab di pertandingan tersebut para pemain Kroasia dalam kenyataannya telah berhasil untuk memastikan bahwa pergerakan Lionel Messi menjadi seminim mungkin. Mereka mampu mematikan langkah Messi yang sudah pasti akan selalu diandalkan oleh negaranya untuk bisa mencetak gol.

Pelatih tim nasional Kroasia, Zlatko Dalic pun membeberkan cara jitunya menghentikan pergerakan Messi yang biasanya merepotkan tersebut. Dalic mengaku bahwa sebenarnya saat menghadapi Argentina, Kroasia menjadi lebih diuntungkan. Hal itu disebabkan karena dirinya sudah memahami secara pasti jika kesebelasan Argentina akan memiliki ketergantungan yang besar terhadap Messi. Menurut pendapat Dalic, terdapat perbedaan besar antara performa Messi di Barcelona dengan di Timnas Argentina. Pada saat memperkuat FC Barcelona, Messi dinilai dapat bergerak dengan bebas. Pasalnya, Barca tidak hanya bergantung pada Messi seorang dalam membangun serangan.

Akan tetapi, cerita berbeda terjadi di Timnas Argentina kala Messi selalu dijadikan tumpuan utama. Seperti yang dilansir dari Sportskeeda pada hari Jumat, 2 November 2018, Dalic menuturkan bagi dirinya sendiri sosok Lionel Messi adalah pemain terbaik di dunia, dan dia menunjukkan itu pekan demi pekan. Lebih sulit bagi Messi bermain untuk Argentina daripada Barcelona, dan tim pada saat itu hanya sekedar mencoba dan terus memanfaatkan apa saja yang memang mereka anggap sebagai kelemahan kecil di tim Argentina. Kunci sukses menurut pelatih berumur 52 tahun itu ialah disiplin dan mengikuti rencana permainan taktik kami sepenuhnya, dan para pemain kami melakukan hal itu. Di mana para pemain terus mencoba menghentikan bola agar tidak sampai ke Messi dan menahannya dengan cepat di area di mana dia suka menerima bola.

Artikel Terkait :  Roma dicemooh sebagai perjuangan pertahanan dalam hasil imbang vs tim terbawah Chievo

Sebagus-bagusnya Messi, tetapi perlu diketahui juga bila sepak bola merupakan olahraga tim dan jika satu tim berkinerja lebih baik daripada yang lain, maka sulit bagi setiap individu untuk mengubah segalanya. Sedianya, cedera yang dialami oleh sang mega bintang milik Barcelona, Lionel Messi, membuat sejumlah pihak berpikir kalau pemain berjuluk La Pulga itu telah mendekati akhir kariernya sebagai pesepakbola. Meski begitu, penilaian yang lain justru datang dari mantan rekan setim Messi, Xavi Hernandez, yang percaya kalau La Pulga sanggup bermain dalam performa terbaiknya hingga usia 40 tahun.

Baca Juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2018 Agen Sbobet | Agen Judi | Agen Casino | Bandar Bola | Judi Online All Rights Reserved. Frontier Theme