Santiago Solari Tak Bisa Dibandingkan Dengan Zidane?

Santiago Solari mengklaim dirinya tidak bisa dibandingkan dengan Zinedine Zidane. Ya, pria yang baru saja didapuk untuk menjadi pelatih sementara Real Madrid tersebut segera menolak wacana untuk membandingkan dirinya dengan mantan peramu taktik dari klub berjuluk El Real tersebut. Padahal, bila kita menilik secara keseluruhan sedianya memang terdapat beberapa kemiripan di antara mereka dalam cara penunjukkan menjadi bos di Santiago Bernabeu. Hal itu disebabkan karena baik Solari maupun Zidane merupakan pelatih Real Madrid B alias Castilla ketika promosi menjadi pelatih tim utama menggantikan pendahulunya yang dipecat. Zidane ditunjuk menggantikan Rafael Benitez sedangkan Solari menggantikan Julen Lopetegui. Santiago Solari tetap berpendapat jika Zinedine Zidane merupakan pelatih terbaik sepanjang masa dan ia ingin berhenti sampai di situ.

Untuk itu pada acara jumpa pers yang digelar untuk memperkenalkan dirinya sebagai pengganti Julen Lopetegui, Solari menegaskan bahwa dirinya sama sekali tak dapat dibandingkan dengan Zidane Namun satu hal yang sudah pasti adalah dirinya merasa sangat yakin, bekerja untuk Real Madrid merupakan kesempatan yang sangat bagus. Dirinya tentu saja ingin berjuang habis-habisan ketika bermain untuk klub seperti kebanyakan pemain lain. Ini adalah satu kelompok yang sudah biasa untuk merengkuh gelar – gelar juara sementara pada saat ini kondisi mereka tengah mengalami penurunan. Dirinya merasa sangat yakin, untuk menjalani pekerjaannya nanti di Estadio Santiago Bernabeu, sudah tentu ada banyak kesulitan yang sudah menantinya ke depan. Meski tidak mudah untuk dilakukan, tetapi ia tetap bertekad untuk membawa para pemain segera bangkit. Pria bernama panjang Santiago Heman Solari Poggio itu mengatakan, ini adalah suatu momen yang begitu sulit tetapi dalam situasi seperti ini, karakter sejati anda menjadi terdepan. Melewati hidup, seperti pekerjaan ini, semuanya bisa berubah dengan sangat cepat. Hal yang penting adalah terus berusaha dengan sepenuh hati.

Artikel Terkait :  Mudahnya Bergabung dan Bermain Di Agen Sbobet Terpercaya

Solari sendiri sudah mengawali pekerjaannya sebagai caretaker alias pelatih sementara tersebut saat menemani para pemain Los Blancos melakoni duel Copa del Rey melawan Melilla, pada hari Rabu 31 Oktober 2018 waktu setempat lalu. Pria berebangsaan Argentina itu untuk ke depannya sangat berharap untuk bisa mempersembahkan hasil – hasil yang maksimal untuk Madrid. Penting untuk diketahui jika pria berumur 42 tahun itu sendiri sempat memeras keringat dan memutar otak untuk membela Los Blancos sebagai pemain pada periode 2000 – 2005. Dirinya pun membesut tim junior dan tim Real Madrid B alias Castilla sebelum ditunjuk menggantikan Julen Lopetegui.

Satu hal menarik di antaranya adalah Solari merupakan pemain klub rival sekota El Real, yakni Atletico Madrid, pada periode 1999-2000 atau sebelum berlabuh di Santiago Bernabeu. Kenyataan bahwa pada saat ini Solari membesut para pemain Real Madrid seolah menegaskan bahwa di balik rivalitas sengit El Derbi Madrileno antara El Real dan Atletico, terselip hubungan tertentu yang ikut melibatkan mantan pemainnya. Sebagaimana yang diwartakan oleh BolaSport.com, Solari adalah eks pemain Atletico keempat yang menukangi Real Madrid setelah berkarier menjadi pelatih. Dirinya secaraotomatis mengikuti jejak Juan Antonio Ipina, Ramon Grosso, dan yang paling kondang, Bernd Schuster. Ipina memperkuat ATM pada tahun 1935 hingga 1936 serta menjadi pelatih Real Madrid pada 1952 – 1953. Setelah itu terdapat nama Ramon Grosso, Bernd Schuster, Grosso, dan juga Schuster.

Baca Juga :

Artikel Terkait :  Lucas Torreira, pria dari Fray Bentos, bisa memperkuat lini tengah Arsenal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2018 Agen Sbobet | Agen Judi | Agen Casino | Bandar Bola | Judi Online All Rights Reserved. Frontier Theme